Kenali 6 Aspek Perkembangan Anak Usia Dini

6-aspek-perkembangan-anak-usia-dini

Perkembangan anak usia dini menjadi perhatian utama dalam dunia pendidikan anak usia dini karena anak usia dini adalah usia yang rangat rawan dan rentan terhadap berbagai pengaruh dari luar. Perkembangan berpengaruh signifikan terhadap kepribadian anak dimana hal ini menjadi satu kesatuan yang saling berintegrasi.

Perkembangan dari tiap aspek kepribadian tidak selalu sejajar dikarenakan perbedaan kemampuan psikomotor antara anak satu dengan yang lainnya sangat berbeda.  Pada awal kehidupan anak, yaitu pada saat dalam kandungan dan tahun-tahun pertama kehidupan biasanya perkembangan aspek fisik dan motorik sangat menonjol dibanding aspek lainnya.

Berikut ini akan kita bahas bersama tentang 6 aspek perkembangan anak usia dini tersebut satu persatu.

Aspek Motorik Kasar
Merupakan kemampuan anak untuk mengontrol gerakan tubuh. Namun, pertumbuhan fisik pada setiap anak tidak selalu sama dimana ada beberapa anak yang mengalami pertumbuhan secara cepat, dan ada pula yang mengalami kelambatan Perkembangan motorik kasar dapat dilihat dari kemampuan anak untuk merangkak, berjalan, berlari, melompat, memanjat, berguling, berenang dan sebagainya.

Aspek Motorik Halus
Merupakan kemampuan anak untuk mengontrol gerak dan keluwesan jemari tangan yang dapat dilihat dari kemampuan untuk menyentuh, meraih, mencoret, melipat, memasukan benda atau makanan ke dalam mulut dan sebagainya.

Aspek Kognitif
Perkembangan kognitif menyangkut perkembangan berfikir. Dalam realisasinya, anak sering kalindihadapkan pada persoalan yang mengharuskan adanya menyelesaikan atau pemecahan masalah.

Menurut Piaget, perkembangan kognitif pada anak terjadi dalam empat tahap, yaitu sebagai berikut;

  1. Tahap sensorimotorik (lahir-2 tahun)
  2. Tahap praoperasional (2-7 tahun)
  3. Tahap operasional konkrit (7-11 tahun)
  4. Tahap operasional formal (11-16 tahun)

Kemampuan Bahasa
Pada usia 4-6 tahun, kemampuan berbahasa anak akan berkembang sejalan dengan rasa ingin tahu serta sikap antusiasme yang tinggi, dan sejalan pula dengan meningkatnya kemampuan berbahasa anak, anak akan sering mengajukan pertanyaan-pertanyaan baik pada orang tua maupun pada guru-gurunya. Kemampuan berbahasa  anak juga akan terus berkembang sejalan dengan intensitas anak bergaul dengan teman sebayanya.

Pada usia antara 5 dan 6 tahun, kalimat anak sudah terdiri dari enam sampai delapan kata. Mereka juga sudah dapat menjelaskan arti kata-kata yang sederhana, dan mengetahui lawan kata. Mereka juga dapat menggunakan kata penghubung, kata depan, dan kata sandang. Dan pada masa akhir usia prasekolah anak pada umumnya sudah mampu berkata-kata dan berbahasa sederhana, cara bicara mereka telah lancar, dapat dimengerti dan cukup mengikuti tata bahasa walaupun masih melakukan kesalahan berbahasa.

Aspek Emosi
Merupakan kemampuan anak untuk mengekspresikan berbagai bentuk perasaan diterima oleh lingkungannya, serta kemampuan untuk mengendalikan dan mengatasi perasaannya. Kematangan emosi tidak terjadi dengan sendirinya tapi secara bertahap dan sangat membutuhkan peran serta orang tua dan lingkungan sosial.

Aspek Sosial
Aspek sosial termasuk dalam 6 aspek perkembangan anak usia dini, karena kemampuan anak untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya serta memberi respon pada orang lain.

Bantu Share Ya : )