Pertanyaan Apa Saja Yang Perlu di Ajukan Pada Akhir Wawancara Kerja?

wawancara_kerja1

Ngomomg-ngomong masalah pekerjaan memang jaman sekarang agak sulit didapatkan, terlebih lagi saat ini dimana-mana banyak terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) diberbagai perusahaan-perusahaan yang berdampak pada bertambahnya angka pengangguran di negeri ini. Dengan bertambahnya angka pengangguran tersebut maka persaingan dalam mencari lowongan kerja diberbagai tempat semakin ketat.  Jumlah mahasiswa yang lulus di perguruan tinggi dalam berbagai bidang juga sulit untuk mendapat pekerjaan sehingga semakin menambah lagi angka pengangguran.

Saya sendiri pernah mencoba mencarikan pekerjaan untuk adik saya, berbagai lowongan sudah saya coba baik yang ada di Koran, selebaran, hingga internet. Berkat kerja keras dan kemauan yang kuat maka adik saya tersebut mendapat panggilan dari salah satu perusahaan untuk melakukan interview pertama. Mengingat dia baru saja lulus dari universitas, maka sama sekali belum pernah memiliki pengalaman dalam pekerjaan dan menjalani tes interview atau wawancara. Terakhir dia pernah menjalani tes wawancara ketika mau memasuki universitas, itu pun gak ada sangkut pautnya dengan tes wawancara kerja.

Dia bertanya pada saya, “kira-kira pertanyaan apa ya kak yang akan diajukan kepada saya nanti”? saya pun juga bingung harus menjawab apa, sambil bercanda saya jawab saja “ya, paling pertanyaan berapa gajih yang kamu inginkan”. Saya tegaskan kepada adik saya jawablah pertanyaan yang diajukan oleh interviewer tersebut dengan jujur dan semampu kamu dan jawab dengan rasa percaya diri yang tinggi agar semua dapat berjalan dengan lancar.

Seingat saya, saya pernah membaca sebuah artikel pada situs Qerja.com yang membahas tentang semua tips-tips kerja. Disitu saya menenemukan dan membaca sebuah artikel yang berjudul 5 Pertanyaan yang Harus Anda Ajukan di Akhir Wawancara Kerja.  Pada artikel tersebut membahas tentang pertanyaan yang harus diajukan kepada tim pewawancara, memang disini saya agak ragu untuk memberitahukan kepada adik saya, karena pertanyaan-pertanyaan tersebut terlalu personal, takutnya akan menjadikan citra negatif bagi adik saya. Disisi lain juga ada beberapa pertanyaan tersebut yang sangat masuk akal, seperti pertanyaan “keahlian apa saja yang diperlukan untuk sukses diperusahaan ini” karena pertanyaan tersebut sedikit banyak dapat membantu kita untuk lebih sukses di kedepannya nanti.

Diakhir wawancara kerja kebanyakan para interviewer akan mengajukan pertanyaan “apakah ada hal yang ingin ditanyakan”? Saya jelaskan pada adik saya jika ada sesi tersebut berikanlah pertanyaan yang tidak terlalu personal seperti bertanya tentang gajih, jabatan, atau lain sebagainya karena dapat menimbulkan citra buruk pada dia. Dan Alhamdulillah wawancara pekerjaan yang baru saja dia jalani berjalan dengan lancar tanpa ada kendala, serta pertanyaan-pertanyaan yang di ajukan oleh interviewer juga bisa dia jawab dengan lancar.

Bantu Share Ya : )