Tips Melakukan Wawancara Pekerjaan Agar Lancar

wawancara_kerja

Bagi sebagian orang wawancara pekerjaan merupakan suatu hal yang cukup berat, karena bisa menentukan diterima atau tidaknya seseorang dalam proses melamar pekerjaan. Rasa tegang dan deg-degan sudah pasti muncul secara alamiah, dan kadang segala persiapan yang sudah kita siapkan sebelumnya tentang jawaban yang dari pertanyaan bisa hilang seketika saat berhadapan langsung dengan pewawancara. Untuk mengatasi masalah tersebut tips berikut patut anda coba demi melancarkan proses wawancara kerja yang akan anda jalani, berikut tipsnya:

Tingkatkan Rasa Percaya Diri

Dengan memiliki rasa percaya diri yang tinggi, maka akan mempermudah anda ketika menghadapi wawancara pekerjaan. Selain itu dapat meminimalisir terjadinya ketegangan yang dapat membuyarkan pikiran anda. Rasa percaya diri merupakan suatu bentuk keyakinan akan kemampuan yang kita miliki, tanpa adanya rasa takut, khawatir maupun jenis tekanan perasaan lainnya. Coba Anda bayangkan, ketika Anda memiliki mental yang kuat dan rasa percaya diri yang baik, maka Anda akan memiliki energi, atau semangat tersendiri dalam mewujudkan impian dan cita-cita Anda dengan baik.

Hindari Jawaban “Tidak”

Pada saat wawancara kerja, pertanyaan yang sering kali terlontar yaitu “apakah anda bisa menjalankan komputer?” atau “apakah anda bisa menjalankan program komputer?” dan pertanyaan lainnya yang menyangkut dengan pekerjaan yang sedang anda lamar. Jika anda dihadapkan dengan pertanyaan tersebut dan padahal anda sama sekali tidak memiliki kemampuan tersebut, sebaiknya jangan pernah andakan “tidak” atau “tidak bisa”. Karena jawaban tersebut dapat mengurangi point anda, dan dampak terburuknya anda tidak dapat diluluskan untuk tahapan berikutnya.

Lalu bagaimana solusi terbaiknya? Begini caranya, katakana saja bisa, walaupun anda sama sekali tidak menguasai keahlian tersebut. Dan hal selanjutnya anda coba belajar secara sungguh-sungguh agar dapat menguasai keahlian tersebut dengan waktu yang cepat atau sembari menunggu panggilan berikutnya dari kantor atau perusahaan tempat anda melamar pekerjaan.

Berikan Alasan Positif

Ini juga merupakan hal penting sekali dilakukan, jika anda memang baru ‘resign’ dari perushaan lain, maka sebisa mungkin kemukakan alasan yang tidak memberi penilaian yang negatif dari penguji, misalnya anda keluar dari pekerjaan lama karena alasan tempat bekerja jauh dari rumah, pindah tempat, karena perusahaan sebelumnya tutup atau lain sebagainya, yang penting tidak menimbulkan penilain negatif pada kepribadian anda.

Motivasi

Jika anda dihadapkan dengan pertanyaan yang menyangkut tentang motivasi anda ingin bekerja diperusahaan atau kantor tempat anda melamar, maka berikanlah alasan yang relefan dan masuk akal. Sebagai contoh, anda bisa menjawab motivasi anda ingin bekerja ditempat tersebut untuk menyalurkan bakat dan kemampuan yang dimiliki, atau jika anda melamar disalah satu kantor redaksi bilang saja bahwa anda ingin menyalurkan hobi anda dalam menulis.

Gajih

Bicara soal gajih sebaiknya anda memberikan jawaban yang normatif saja. Maksudnya adalah bahwa jawaban yang kamu berikan tidak secara spesifik menjawab pertanyaan dari  juru seleksi. Misalnya ditanya “berapa gaji yang kamu inginkan?” maka cukup bilang “sesuai dengan standar perusahaan dan pemerintah saja!” Tidak usah berikan jawaban muluk-muluk atau sekehendak anda karena akan menimbulkan efek negatif dimata juru seleksi.

Itulah beberapa tips melakukan wawancara pekerjaan agar lancar, disamping tekad yang tinggi untuk bekerja kelihaian dalam menjawab pertanyaan pada saat wawancara kerja  juga sangat penting dimiliki. Semoga tips tadi dapat membantu anda dalam melancarkan sesi wawancara anda dalam melamar pekerjaan.

Bantu Share Ya : )